Samarinda – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur hadir memeriahkan Kaltim Expo 2025 dengan menampilkan stan bertajuk “Jendela Informasi” , yang resmi dibuka pada Selasa (27/8/2025). Pameran tahunan terbesar di Kaltim ini berlangsung di Convention Hall GOR Kadrie Oening Samarinda mulai tanggal 26 hingga 30 Agustus 2025 mendatang serta menjadi ajang strategis bagi pemerintah daerah untuk mendekatkan berbagai programnya kepada masyarakat.
Melalui stan ini, Diskominfo Kaltim menyuguhkan beragam informasi terkini mengenai pembangunan di Benua Etam yang selaras dengan visi-misi Gubernur H. Rudy Mas’ud (Harum) dan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, yakni Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas. Tema ini diwujudkan lewat pengenalan program-program unggulan berbasis digital seperti GratisPol dan JosPol, yang dirancang untuk memberikan kemudahan serta pemerataan akses layanan publik bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur.
Di dalam stan, pengunjung dapat mengenal lebih dekat inovasi digital yang telah dijalankan Pemprov Kaltim. Mulai dari aplikasi SAKTI Gemas yang menjadi gerbang utama layanan masyarakat, Portal Kaltim sebagai pusat informasi terpadu yang menghubungkan seluruh layanan daerah, hingga SENADA (Sentral Analitik Data) yang memungkinkan pengolahan data terintegrasi sebagai dasar perumusan kebijakan. Selain itu, Diskominfo Kaltim juga memperkenalkan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!), sebagai kanal resmi pengaduan masyarakat untuk memastikan keterbukaan serta transparansi pelayanan publik.
Kepala Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kaltim, Irene Yuriantini, menjelaskan bahwa kehadiran stan ini bukan hanya untuk memperkenalkan layanan digital, tetapi juga sebagai ruang interaktif yang membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif.
“Kami mengusung tema Jendela Informasi agar masyarakat dapat melihat langsung berbagai layanan digital dan inovasi yang telah disiapkan pemerintah. Silakan berkunjung, karena di sini banyak sekali informasi bermanfaat yang bisa dimanfaatkan masyarakat, sekaligus wujud nyata komitmen pemerintah dalam mendekatkan layanan publik,” ujarnya.
Lebih jauh, Irene berharap stan ini tidak hanya menjadi media informasi sementara selama penyelenggaraan Kaltim Expo, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran digital di tengah masyarakat. Dengan semakin dikenalnya layanan-layanan berbasis teknologi, masyarakat diharapkan bisa memanfaatkan fasilitas tersebut untuk kebutuhan sehari-hari, baik dalam memperoleh informasi, menyampaikan aspirasi, maupun mengakses pelayanan publik secara lebih mudah, cepat dan transparan.
“Kami ingin Kaltim bukan hanya dikenal sebagai daerah yang kaya sumber daya alam, tetapi juga sebagai provinsi yang digital-friendly. Sehingga, masyarakat bisa semakin terbiasa menggunakan layanan digital pemerintah, sehingga akses informasi lebih cepat, transparan, dan menjangkau hingga ke pelosok desa,” tuturnya.
Adapun kehadiran Diskominfo Kaltim dalam Kaltim Expo 2025 menunjukkan upaya nyata pemerintah dalam menjadikan teknologi informasi sebagai pilar utama pembangunan daerah. Harapannya, inovasi digital yang diperkenalkan melalui stan Jendela Informasi dapat mendukung terciptanya generasi emas Kaltim yang cerdas, melek digital, dan siap menghadapi tantangan era modern. (sef/pt)
Dok : Diskominfo Kaltim